Berisi Pendapat
Memuat opini atau pandangan pribadi penulis terhadap suatu hal.
Seni menyampaikan pendapat dengan alasan logis, fakta, dan bukti — sampai pembaca berkata: “Benar juga.”
Apa sebenarnya teks argumentasi itu?
Teks argumentasi adalah teks yang berisi pendapat atau pendirian penulis terhadap suatu masalah yang disertai alasan, fakta, dan bukti yang bertujuan meyakinkan pembaca agar menerima pendapat tersebut.
Lima penanda utama sebuah teks disebut argumentasi. Arahkan kursor ke kartu.
Memuat opini atau pandangan pribadi penulis terhadap suatu hal.
Dilengkapi fakta, data, atau bukti nyata agar tidak sekadar klaim.
Tujuan akhirnya membuat pembaca menerima pendapat penulis.
Argumen dibangun dengan penalaran yang masuk akal dan runtut.
Selalu berangkat dari sebuah isu atau permasalahan tertentu.
Empat pola pengembangan argumen. Klik / arahkan kursor untuk membalik kartu.
Menjelaskan hubungan penyebab terlebih dahulu, lalu akibat yang ditimbulkan.
Menjelaskan akibat terlebih dahulu, kemudian dirunut apa penyebabnya.
Membandingkan dua hal yang memiliki kemiripan untuk memperkuat argumen.
Menggunakan pendapat ahli atau tokoh berkompeten sebagai bukti pendukung.
Tiga lapisan yang menyusun teks argumentasi. Klik tiap lapisan.
Memperkenalkan topik yang dibahas sekaligus menyampaikan pendapat awal penulis.
Berisi alasan, fakta, data, atau contoh yang mendukung pendapat penulis.
Menegaskan kembali pendapat penulis disertai simpulan dari argumen yang dibangun.
Klik salah satu tab untuk melihat rinciannya.
Kata & kata hubung yang sering dipakai
Arahkan kursor untuk menghentikan putaran.
Enam langkah menyusun teks argumentasi dari nol.
Pilih isu yang menarik dan relevan untuk dibahas.
Tetapkan apa yang ingin dicapai dari tulisan tersebut.
Kumpulkan fakta dan data pendukung yang kredibel.
Buat kerangka tulisan agar alur argumen tertata.
Kembangkan kerangka menjadi teks yang utuh.
Sunting dan perbaiki hasil tulisan sebelum final.
Mengapa teks ini ditulis? Ini lima alasannya.
Meyakinkan pembaca agar menerima pendapat atau gagasan yang disampaikan penulis.
Menyampaikan pendapat yang didukung oleh fakta, data, atau bukti yang jelas.
Memengaruhi cara berpikir pembaca secara logis, bukan dengan paksaan.
Memberikan penjelasan mengenai suatu masalah beserta alasan yang kuat.
Mengajak pembaca mempertimbangkan atau menyetujui suatu pendapat berdasarkan fakta.
Aktifkan tombol di bawah untuk melihat pembagian strukturnya.
Sekolah yang bersih membuat kegiatan belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Namun, masih banyak siswa yang membuang sampah sembarangan sehingga lingkungan sekolah menjadi kotor.
Menurut saya, setiap siswa harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan sekolah. Dengan membuang sampah pada tempatnya dan ikut membersihkan kelas, lingkungan sekolah akan tetap sehat, terhindar dari penyakit, serta menciptakan suasana belajar yang lebih semangat.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan sekolah adalah tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Lima soal singkat untuk mengecek pemahamanmu.
—
Seret kubus untuk memutarnya, atau klik tombol untuk melompat ke sisi tertentu.
Pendapat penulis + fakta & bukti → meyakinkan pembaca.
Pendahuluan → Isi (Argumentasi) → Penutup (Kesimpulan).
Baku, konjungsi sebab-akibat, kata kerja mental, persuasif.
Sebab-Akibat, Akibat-Sebab, Analogi, dan Otoritas.
Meyakinkan & memengaruhi cara berpikir pembaca secara logis.
Topik → Tujuan → Data → Kerangka → Kembangkan → Sunting.